Dua tahun tiga bulan saya melayani di Efata Tenggarong, Tuhan menempatkan saya yang pertama di Tenggarong, diperkaya dalam segala hal, ada suka duka, tawa, air mata, ini proses Tuhan untuk melengkapi saya sebagai pelayan Tuhan. Saya ucapkan terima kasih yang telah mendukung pelayanan saya dalam segala hal, setiap bantuan dan topangan. Mohon maaf kalau ada kesalahan dalam perkataan, perbuatan saya selama ini, ujar Pendeta Pricilia Bukit, S.Si-Teol dalam sambutannya dihari terakhir sebagai pelayan Tuhan di GPIB Jemaat Efata Tenggarong (21/3).