HORAS KUKAR – Menyikapi musibah yang terjadi di Kutai Kartanegara saat
ini, seperti musim kemarau yang cukup panjang dan ekstrim, krisis air bersih,
kabut asap, karhutla, dan bencana alam, yang berdampak langsung pada aktivitas
keseharian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengajak seluruh
umat beragama gelar doa bersama, bersujud dan menyembah bersama agar Bangsa
Indonesia khususnya Kukar senantiasa dalam penyertaan Tuhan dan perlindungannya,
dijauhkan dari segala bencana.
Menyikapi seruan Pemkab Kukar, Umat Kristiani se Kukar gelar renungan dan
doa bersama, Rabu (2/9/2026) pukul 07.00 di Taman Tanjong Tenggarong, yang
dihadiri oleh seluruh para gembala, pendeta, tokoh masyarakat, ASN, TNI, Polri,
paguyuban.
Diwaktu yang sama, umat Islam menggelar Sholat Istisqo dan doa bersama di
lapangan upacara kantor Bupati Kukar, dan umat Hindu dan Budha di rumah
maisng-masing.
Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, dalam sambutan yang
dibacakan Dirut RSUD AM Parikesit, dr. Mauritz Silalahi, mengatakan, Ini bukti
nyata kebersamaan, kesatuan hati dan toleransi antar umat beraga di Kukar, kita
menaikkan doa seruan untuk daerah ini.
“Melalui ibadah doa bersama ini, kita rendahkan hati di hadapan Tuhan,
mohon belas kasihnya mencurahkan hujan berkatnya, menyegarkan bumi Kukar”.
Pada kesempatan ini, Bupati Kukar, berpesan agar seluruh ASN Kristiani
jadi teladan di tengah masyarakat sebagai pelopor peduli lingkungan dan membantu
warga terdampak kekeringan.
***
https://tuanisianipar.blogspot.com
https://dispar.kukarkab.go.id
FB
/ IG / youtube : Tuani Sianipar


Tidak ada komentar:
Posting Komentar