HORAS KUKAR – “Pernah berjalan jauh dari
Tuhan, sebelum memutuskan melayani di tempat ini”, sahut Koster GPIB Jemaat Efata Tenggarong, Yesli Yeter Gotlif Seo, sambil meneteskan air mata tak kuasa mengenang masa
lalunya.
Pada masa remaja saya sudah
bekerja dan mendapatkan penghasilan cukup. Dalam kecukupan itu, saya mulai
mencari kesenangan duniawi, salah dalam pergaulan, bahkan melakukan hal-hal
yang mengecewakan hati Tuhan dan orang tiua saya.




