Semoga Tuhan Memberkati Mu Tahun ini

Saya mendoakan Anda, semoga Tuhan memberkati dan memberi panjang umur, sukses dalam pekerjaan

Senin, Juli 12, 2010

MENDIRIKAN TIANG AYU

MENDIRIKAN AYU
PESTA ERAU ADAT PELAS 7 BENUA  
HAM Solehoeddin II (Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura) Minggu 11 Juli 2010 melaksanakan kegiatan mendirikan Tiang Ayu sebagai pertanda dimulainya Pesta Adat Erau Pelas 7 Benua 2010. Berdirikan Tiang Ayu ini dihadiri oleh kerabat Kesultanan seperti HAM Solehoeddin II, Aji Pangeran Adipati Prabu Anom Surya Adiningrat (Putra Mahkota), Awang Faroek Ishak (Gubernur Kaltim), Farid Wadjdy (Wakgub Kaltim) serta jajarannya, Rita Widya Sari (Bupati Kukar), HM Gufron Yusuf (Wakil Bupati Kukar) beserta unsur Muspikab Kukar, Sulaiman Gafur (mantan Pj Bupati Kukar) dan seluruh pejabat Pemkab Kukar.

Kemudian dilanjutkan pembacaan tentang pemberian gelar kepada Jero Wacik (Menteri Pariwisata) dengan gelar Pangeran Wirata Perana, H.Farid W (Wakil Gubernur Kaltim) dengan gelar Raden Surya Nata Praja, Rita Widya Sari (Bupati Kukar) dengan gelar Raden Among Surawati.

Setelah selesai pembacaan gelar oleh Haji Aji Raden Mohammad Haryanto Bahroel (Menteri Sekretaris Kedaton) para undangan menuju lapangan stadion Madya Tenggarong Seberang sebagai tempat pembukaan acara ERAU Adat pelas 7 Benua 2010.                       tuani sianipar 




Rabu, Juli 07, 2010

BELULUH SULTAN

Tenggarong, 5 Juli 2010



Senin, Juli 05, 2010

IBADAH ALAM TERUNA






Ibadah Alam Teruna merupakan kegiatan yang berhubungan dengan alam, alam merupakan ciptaan Yang Maha Kuasa buat manusia untuk dikelola dan dinikmati. Ibadah Alam ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan 4 kali dalam setahun dan ini terus berlangsung tiap tahun.

Pada Minggu (4/7) pukul 14.15 rombongan Teruna GPIB Efata Tenggarong menuju Pospelkes Hosana Loa Ulung. Sebelum tiba dilokasi banyak tantangan yang harus ditempuh, mulai dari perjalanan menuju penyebrangan, lalu menyebrang dengan veri dan setelah itu jalanan yang tidak baik untuk kendaraan roda dua tapi masih bisa ditempuh.

Sehubungan dengan belum selesainya pembangunan gedung gereja yang baru, dan lokasi ibadah alam yang tidak memungkinkan untuk dipakai, karena menurut informasi dari warga jemaat yang mengkoordinir, katanya lagi basah karena habis diguyur hujan kemarinnya. Dan mau tidak mau kami memakai rumah jemaat yang sementara ini digunakan sebagai tempat ibadah bagi warga jemaat Hosana Loa Ulung, karena gedung gereja yang baru masih dalam tahap pembangunan. Ini terjadi karena gereja sebelumnya sudah dibongkar karena kondisi tanah tempat gedung gereja kondisinya labil dan dibawahnya sudah banyak terowongan akibat dari exploitasi batubara, sehingga tanah yang diatasnya sudah retak-retak dan tidak tertutup kemungkinan akan longsor.

Ibadah dipimpin oleh Pnt.Mina Jurai Trick (Ketua 3) dari Yakobus 1:19-21. Selain dari anak teruna Efata Tenggarong juga ikut bergabung dari anak teruna Hosana Loa Ulung dan Majelis dari jemaat setempat. Setelah ibadah kami disuguhi minuman dan snack untuk menambah tenaga, karena setelah itu kami mengadakan touring sekitar kampung, persawahan, sungai-sungai kecil, danau bekas tambang, hutan-hutan kecil dan areal tambang. Kegiatan ini sangat melelahkan dan jalanan yang kami lalui banyak rintangan, mulai dari pematang sawah, semak-semak belukar, sungai-sungai kecil, jalan tambang yang seharusnya buat jalur dumtruck, jalan turun naik yang terjal, dlsb.

Tantangan ini tidak menyudutkan semangat para teruna, mereka menilai ini sangat bermanfaat dan disamping itu untuk menambah pengalaman dan kebetulan ini hari libur. Dan menurut pendapat mereka kalau bisa terus diadakan kegiatan seperti ini sesuai dengan jadwal.

tuani sianipar

Rabu, Juni 16, 2010

Pameran Anjungan KALTIM TMII




















































Pameran rutin yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kutai Kartanegara di Anjungan Kaltim TMII Jakarta dan sekaligus pagelaran kesenian (Minggu 13 Juni 2010) berlangsung dengan meriah.

Pameran dan pagelaran ini dihadiri oleh beberapa undangan seperti Hj.Sulaiman Gafur (Pj.Bupati Kutai Kartanegara), Pramudia Wisnu (Diskominfo), Sakhudin (Ketua DPRD Kukar), Nael Mahmond (Palestina Embassy), Tarelx Abdel Ghafter (Mena Egypt), HM.Gufron Yusuf,MM (Bupati Kukar terpilih 2010-2015), Hafiedz Anwar, Sri Mulyani (Kabag Humas Kukar), Balitbangda, Kadis Perindustrian, Drs.H.Fahrodin (Plt.Kepala DISBUDPAR Kukar), Tourist USA, Jepang, dll.

Sebelum pagelaran dimulai, diawali dengan doa bersama, kemudian sambutan Kepala Dinas Pariwisata Propinsi KALTIM mengataka pada tahun 2010 ini adalah tahun wisata, ada peningkatan yang signifikan, ini adalah program dalam rangka Visit East Kalimantan untuk menampilkan potensi wisata masing-masing daerah, di Kutai Kartanegara akan dilaksnakan perayaan Pesta Adat Erau Pelas 7 Benua 11-18 Juli 2010, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kukar dalam mensukseskan program Visit East Kalimantan, kami berharap kepada para undangan yang hadir saat ini untuk datang dalam pelaksanaan Erau nanti, disana akan ditampilkan pagelaran seni dan budaya. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan Hj.Sulaiman Gafur (Pj.Bupati Kukar) dalam sambutannya diawali dengan menceritakan secara detail gambaran umum Kutai Kartanegara, potensi-potensi alam yang dimiliki, potensi wisata, budaya/Erau,dlsb.

Setelah penyerahan cinderamata, dilanjutkan dengan penampilan Tari Ganjar-Ganjur/Tari Menyambut Tamu (Melayu Pesisir) dan Tari Semuning Anak Dara (Kutai Melayu) dan terakhir pertunjukan Perkawinan Suku Dayak Benuaq.

Penampilan kesenian Kutai ini disambut meriah oleh para pengunjung, bahkan diakhir pertunjukan para undangan diajak menari bersama-sama diatas pentas. Selepas itu para undangan disuguhi dengan pameran obyek wisata dan budaya unggulan yang ada di Kab. Kukar, serta souvenir-souvenir bahkan simulasi/cara pembuatan tenunan ulap doyo suku dayak.


tuani sianipar

Bakti Pemuda Antar Propinsi


























Bakti Pemuda Antar Propinsi merupakan pertukaran pemuda yang tersebar diseluruh pelosok Nusantara Indonesia, dan untuk khusus Kabupaten Kutai kartanegara sebanyak 24 orang yang terdiri dari Sumatera Selatan 8 orang, Maluku Utara 8 orang, Sulaweis Utara 8 orang, dan tuan rumah yang mendampingi dari Propinsi Kaltim 8 orang. Informasi dari yang mendampingi bahwa peserta BPAP akan berada di Kab. Kutai Kartanegara selama 45 hari.

Bakti Pemuda Antar Propinsi (Kamis 10/6/2010) di ruang pertemuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengadakan kunnjungan/pertemuan, dan disambut langsung oleh Drs.Fahrodin (Plt.Kepala DISBUDPAR) dan didampingi oleh Kabid dan Kasi Disbudpar.

Sambutan pertama disampaikan oleh Drs.Hamsi,S.Sos.,MT (seksi Pengembangan Seni Budaya) memperkenalkan tentang profil, Kebudayaan, Wisata, SDA Kabupaten Kutai Kartanegara. Sementara dari perwakilan KALTIM menyampaikan agar para peserta dilibatkan dalam acara pemuda dan pariwisata selama peserta PPAP ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Beliau juga menceritakan bahwa pada 2 Juni yang lalu di Kalimantan Barat perwakilan dari Kaltim juga pernah mengikuti JPI (Jambore Pemuda Indonesia) yang bergabung bersama dari 33 propinsi dan sekali di Darussalam. PPAP ini bertujuan untuk saling tukar seni dan budaya, selama 40 hari peserta akan dilibatkan.

Disela-sela pemaparan juga diselingi dengan pertukaran cinderamata yang mewakili masing-masing perwakilan seperti dari Sumatera Selatan memberikan miniatur rumah adat Kota Pagar Alam, Maluku Utara berupa miniatur Salamaku/Tifa, sementara dari Sulawesi Utara menyampaikan permohonan maaf.

Diakhir pertemuan para peserta berfoto bersama dan mencoba menikmati beberapa foto besar tentang kebudayaan dan obyek wisata di Kantor DISBUDPAR.

Tuani sianipar.



Rabu, Juni 09, 2010

Wisata Sungai Mahakam








































Kutai Kartanegara adalah daerah tujuan wisata yang ada di Kalimantan Timur dengan luas kurang lebih 27.263 km2 terletak dibagian Timur Pulau Kalimantan. Wilayah ini mempunyai kekayaan alam dan wisata seperti hutan rimba, tambang, kerindahan alam kehidupan asli suku dayak yang masih setia pada adat tradisinya. Gerbang utama adalah Balikpapan sebelum menuju Kabupaten Kutai Kartanegara yang dapat ditempuh selama 3 jam dengan transportasi darat.

Selain objek wisata Museum, Pulau Kumala, Bukit Bangkirai, Desa Budaya, dlsb adalah wisata sungai. Sungai Mahakam dengan panjang 920 km merupakan salah satu objek yang asyik untuk dinikmati.

Kru Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kutai Kartanegara dengan personil sebanyak 7 orang selama 2 hari (7-8 Juni 2010) mencoba menyelusuri wisata sungai ini. Tetapi agar lebih menarik kami mencoba menyelusurinya melalui rawa-rawa atau danau-danau kecil dengan menggunakan alat transportasi mesin tempel (ces). Kami mengawali dari kecamatan Muara Muntai lalu kemudian Kecamatan Muara Wis. Menyelusuri rawa-rawa dengan menggunakan ces menikmati pemandangan danau-danau kecil, rawa-rawa, anak sungai, burung-burung hinggap dan terbang menikmati banyaknya ikan sungai akibat pasang, sungguh pemandangan yang kami nikmati.

Di pagi hari (8/6/2010) di Kecamatan Muara Muntai ketika kami menikmati serapan pagi nasi kuning dipinggiran sungai Mahakam, kami mendapati hewan air langka berupa Pesut Mahakam sedang bermain-main dihadapan kami. Ini merupakan keberuntungan yang sangat luar biasa bagi kru, karena selain Tuani Sianipar ada sebagian kru yang belum pernah melihat Pesut Mahakam secara langsung di sungai Mahakam. Pesut ini muncul kepermukaan ketika suasana hening atau ketika tidak adanya ces yang hilir mudik disekitar lokasi pesut. Selain dipagi hari, malam juga anda dapat melihat pesut saat sungai mulai hening. Pengalaman ini kami nikmati ketika kru mencoba memancing dan tiba-tiba beberapa pesut muncul kepermukaan, dimalam hari pesut dapat anda lihat karena lokasi tersebut sedikit lebih terang akibat penerangan lampu rumah-rumah penduduk dipinggiran sungai.

selamat menikmati wisata air sungai anda.
tuani sianipar

Rabu, Juni 02, 2010

PERLENGKAPAN ROHANI (Efesus 6:10-20)

Ayo, kasutkan kakimu dengan kerelaan, jalanan menyiapkan kerikil dan jauh.
Jangan kau hiraukan rambu-rambu, gelap disisi jalan yang tidak menembus pandangan,
masuki daratan hutan kiri-kanan! Cari peta rahasia yang asing dan gagu menjawab
lengking kereta api panah si jahat, dan roh-roh jahat yang menancap tinggi
bak tiang listrik yang bertumbuhan tanpa henti. kau tidak akan tersesat pada penguasa-
penguasa gelap yang kau temukan pada dunia gelap ini.

Ayo, kenakan ikat pinggangmu dan bajuzirah. Beelzebul-beelzebul baru mencari wadah
dari sekelabat langkahmu. Masuklah kedalam Bait Suci, ada banyak kayu yang menyeretmu
pada banyak api. Jangan tutupi tubuhmu, tak perlu takut hangus bulu romamu.
Karena bukan api yang kau cari. Tetapi aku pedang Roh yaitu firman Allah.

Akulah yang kau lihat dalam tidurmu, berdiri atau berjalan atau terbang,
sesuatu yang lama kau nantikan tapi lupa kau siapa.
Akulah yang suatu malam membangunkanmu dengan suara atau cahaya
yang membuatmu teringat pada janji yang Aku sampaikan. Maka masuki lenganmu,
jari kakimu, dan badanmu, lepas dari dunia. Masuki sebuah ruang tertutup
di dalam roh dan doa.
Patahkan ia! Hancurkan ia! Sampai batas tersamar yang bisa kau lihat.
kau akan memetik mawar yang mengharumkan nama diluar dunia.
Kau akan membawa upahmu.

tuani sianipar

Senin, Mei 31, 2010

PERALIHAN



























Jumat, 28 Mei 2010
Peralihan/perpindahan keanggotaan dari satu BPK ke BPK lainnya merupakan suati program kerja BPK di GPIB. Peralihan ini dilakukan karena beberapa faktor pendukung seperti usia, sudah sidi, dll. Di Jemaat Efata Tenggarong-Kutai Kartanegara jumat 28 Mei 2010 sekitar 40 orang BPK PT+GP mengadakan Ibadah Peralihan di Pantai Samboja Kutai Kartanegara. Ibadah dipimpin oleh Pdt.Roslyn Manopo dan Pnt.Ny.Mina Jurai Trik (ketua III). Pdt.Roslyn Manopo dalam renungan Mazmur 8:4-5 menyampaikan: siapa saya, siapa kita di mata Tuhan, kita adalah sahabat Tuhan, kita teman sejati Tuhan.

Setelah ibadah kemudian dilanjutkan dengan peralihan, 10 APT akan dialihkan ke AGP. Selama kirang lebih 4-5 tahun kami telah dibina di BPK PT, banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapat selama di PT, demikian diuraikan oleh adik Thika Sinuraya (salah satu APT yang dialihkan), terima kasih kepada para kakak layan yang sabar telah membina kami.

Untuk menghangatkan suasana yang lebih akrab, beberapa permainan yang dipimpin oleh bung Panji. disini nampak suasana keakraban dan canda tawa. Suasana canda tawa juga terpencar dari wajah masing-masing ketika menikmatri suasana alam pantai Samboja, ada yang menikmati suasana laut, pasir, pepohonan, hembusan angin yang menghanyutkan, foto model ala selebritis. Tuani sebagai fotografer tidak ada kesempatan untuk menikmati alam pantai samboja yang pasir putihnya mempesona karena sibuk memotret foto model dadakan ini.

Setelah sekian lama kami menikmati pantai samboja, kami pun sudah lelah dan siap-siap untuk kembali ke Tenggarong, dan tepat pkl.17.30 kami pun go home.

Tuhan Yesus Kristus Memberkati.
tuani sianipar

Senin, Mei 24, 2010

PELETAKAN BATU PENJURU



























Minggu, 23 Mei 2010
Peletakan Batu pertama pembangunan gereja GPIB Efata Tenggarong di Pospelkes Hosana Loa Ulung berlangsung dengan sukses. Jemaat Hosana Loa Ulung dengan penuh semangat yang ingin cepat mempunyai gedung gereja untuk beribadah, karena sekian lama setelah gedung yang lama tidak bisa dipakai lagi karena struktur tanah yang labil, karena areal gedung sudah banyak terowongan kalian tambang sehingga struktur tanah berakibat longsor dan ciri-ciri kearah longsor sudah terlihat dengan adanya tanah yang sudah retak-retak dan turun. Ini yang ketiga kalinya jemaat Hosana Loa Ulung berpindah tempat. Ini adalah tantangan kedepan buat Pdt.Yorinawa Salawangi (KMJ Efata Tenggarong) terlebih lagi Pdt.Roslyn Manopo selaku pendeta di Jemaat Hosana Loa Ulung

Bpk. Yusuf Masola (ketua Panitia Pembangunan) mengatakan bahwa anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan gedung gereja ini sebesar Rp.540.000.000,-. Kedepan jemaat atau khususnya panitia pembangunan akan lebih maksimal dalam penggalangan dana agar pembangunan cepat selesai.

Selama ini areal yang dipakai dalam pembangunan gereja adalah areal pertambangan batu bara PT.Fajar Bumi Sakti karena 90% jemaat disana adalah karyawan perusahaan tersebut.

Acara peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh jemaat Efata Tenggarong selaku induk.

Pelatakan batu pertama/batu penjuru diawali oleh Pdt.Yorinawa Salawangi, kemudian Pdt.Roslyn Manopo, Bpk.Yusuf Masola (ketua pembangunan), Bpk.Agus Suparman (Dandim) yang sekaligus memberikan sumbangan, kemudian kepala Desa Loa Ulung (pemerintah).

Kepala Desa dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah mendukung dalam pembangunan gereja ini, kita sebagai bangsa Indonesia yang hidup rukun dalam bertoleransi umat beragama. Pemerintah terbuka dalam menyikapi segala masukan dari pihak manapun. Kami mengucapkan serlamat dalam pembangunan gedung gereja ini.

Setelah peletakan batu pertama kemudian dilanjutkan dengan ibadah minggu yang dipimpin oleh Pdt.Yorinawa Salawangi. Pendeta menyampaikan bahwa dalam membangun harus ada visi yang sama yang dilandaskan iman dan pengharapan, maka janji Allah tidak akan diam, peletakan batu penjuru ini bukan suatu peristiwa yang kebetulan, tapi karena Allah telah bertindak, umat Tuhan akan dibangun untuk memberitakan firman Tuhan dan hidup didalamnya. Peletakan batu penjuru ini merupakan hari pencurahan roh kudus.
Tuhan Yesus Kristus Memberkati.

Untuk pencarian dana awal dalam pembangunan gedung gereja ini, panitia memanfaatkan acara lelang setelah ibadah selesai. Dalam lelang ini panitia menyiapkan seperti lemang papiong, ayam, beras, b2, dll. Menurut panitia lelang, hasil lelang berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp.12.270.000.

Sebagai wujud kebersamaan, jemaat Hosana telah menyiapkan makanan khas toraja.

Sukses dalam pembangunan gedung gereja Hosana Loa Ulung
tuani sianipar

Senin, Mei 03, 2010

Kepri International Expo 2010





Stand Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kutai Kartanegara
Untuk mempromosikan Obyek Wisata dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Disbudpar Kab. Kutai Kartanegara mengikuti pameran "Kepri International Expo I 2010" di Harbour Bay Mall, Batam dari tanggal 28 April s/d 2 Mei 2010. Pameran ini merupakan yang kesekiankalinya diikuti oleh Disbudpar di Batam. Disbudpar Kab.Kutai Kartanegara berkomitmen selalu mempromosikan obyek wisatanya ke berbagai daerah di Indonesia, ini merupakan kelanjutan dari Visit Borneo Year 2010.

Dalam pameran ini Disbudpar menampilkan materi pameran seperti Obyek Wisata dan Kebudayaan serta souvenir-souvenir khas Kutai Kartanegara.

tuani sianipar