Memasuki
awal bulan Desember (27/11) mengingatkan kita untuk menyambut kedatangan-Nya
kedunia ini, kita menyalakan Lilin Adven yang pertama, lilin pengharapan.
Kukar News - KORAN BERITA Tenggarong Kutai Kartanegara - TUANI SIANIPAR
Anak-anak
tidak mengenal Tuhan, maka orang tualah yang membawa mereka kepada Tuhan,
memperkenalkan Tuhan kepada anak-anak. “Jangan halangi mereka datang kepadaKU,
sebab merekalah yang empunya kerajaan Allah”.
Keluarga
besar Barnes Arise dan Ayub Steven membawa anak-anak mereka seperti Adante
Arthense Arise dan Elsyel Nathaniela Steven untuk di baptis (20/11) dan mengenal
Tuhan.
Menilik
kegiatan perayaan natal sudah didepan mata yang hanya dua bulan lagi. Majelis
Jemaat GPIB Efata Tenggarong langsung ambil langkah cepat dengan mengeluarkan
Surat Keputusan tentang kepanitiaan Hari Raya Gereja.
Kepanitiaan
langsung tancap gas dengan menyusun Rencana Anggaran Belanja dan
rencana-rencana dalam hal pencarian dana.
Dinas
Pariwisata Kab. Kutai Kartanegara mendatangi beberapa sekolah menengah atas
yang ada di Kecamatan Samboja, seperti SMA N1 dan SMA N2 Samboja (9/11).
“Tujuan
kami mendatangi beberapa sekolah di Kecamatan Samboja ini adalah mengajak para
pelajar untuk berdialog tentang wisata-wisata yang ada di Kab. Kukar dan
sekaligus memperkenalkan branding “Kukar Asia Wonders”, ucap Andy Widianingsih,
menjelaskan.
“Tukar
Mimbar” sempat menjadi bahan guyonan karena terlalu berat mimbarnya untuk
dibawa melayani ke jemaat lainnya. Setiap ada kalimat Tukar Mimbar yang keluar,
sudah bisa dipastikan ada balasan, waaoooo berat dong mimbarnya dibawa.
Sekarang
diganti menjadi Pertukaran Pemberita Firman, seperti yang terjadi saat ini di
GPIB Efata Tenggarong dilayani oleh Pendeta Giovanna Samantha Lakburlawal
sebagai Pendeta Jemaat GPIB Pelita Kasih
Sangatta didampingi beberapa anggota pemudanya yang sekaligus membawa pujian
dalam ibadah minggu pagi (6/11).
Dengan
dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) oleh Majelis Sinode yang dibacakan oleh
diaken Desember Tambuku saat Ibadah Minggu (30/10) GPIB Efata Tenggarong,
menyatakan Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) masa bakti 2020-2022 selesai
masa baktinya dan mengangkat PHMJ baru masa bakti 2022-2025.
“Terima
kasih kepada PHMJ masa bakti 2020-2022 yang sudah berjuang besama-sama dengan
saya, teman seperjalanan saya, orang tidak tahu seperti apa pergumulan kita”,
ucap pendeta Jepry.
Gereja
Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) khususnya jemaat Efata Tenggarong
dengan beragam etnis yang dimiliki, setelah di bulan Juli yang lalu ibadah
menggunakan dari etnis Toraya.
Kali
ini (23/10) menggunakan ibadah dari etnis Batak Toba, yang menggunakan
lagu-lagu dari bahasa Toba dan pakaian atau asesoris yang dikenakan dari
masing-masing etnis yang dimiliki.
Setelah
sebelumnya (17/10) Bupati Kukar Edi Damansyah membuka perhelatan Pesta Paduan
Suara Gerejawi (PESPARAWI) yang pertama se Kutai Kartanegara tahun 2022 di GOR beladiri
Aji Imbut Tenggarong Seberang, kini kembali beliau menutup perhelatan pesparawi
(20/10) di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Tenggarong.
Edi
Damansyah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Rinda Desianti (Kepala Badan
Kesbangpol) mengatakan, selamat dan berbahagia atas prestasi para peserta di
pesparawi pertama se Kukar tahun 2022 ini.
Bupati
Kukar Edi Damansyah hadir sekaligus membuka secara resmi perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI)
(17/10) di GOR beladiri Aji Imbut Tenggarong Seberang.
Beliau
didamping oleh Rendi Solihin (wakil bupati), kepala OPD terkait, para gembala,
Dandim, Kapolres, Camat, BPAGK, PGI, DPC PIKI dan beberapa undangan lainnya.
Edi
Damansyah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para
pendeta, tokoh agama dan masyarakat Kukar sama-sama melakukan pembinaan umat,
menjaga ketertiban dan keamanan serta kerukunan baik internal maupun
ditengah-tengah masyarakat.
Guna
meningkatkan pengembangan pemasaran pariwisata di Kab. Kutai Kartanegara, Dinas
Pariwisata Kukar menyelenggarakan (17/10/22) Forum Komunikasi Asosiasi
Pariwisata bersama OPD terkait.
Beberapa
asosiasi yang ada di Kukar seperti, KEKRAF, ASITA, DPC PUTRI, PPJI, PHRI, DPC
ADWINDO, HPI, ASPPI, APJI, IMA, DPC MASATA, POKDARWIS dan beberapa OPD terkait serta
Adyatama Kepariwisataan Dinas Pariwisata hadir dalam forum ini.
Di
atas dataran tinggi di tengah keramaian rumah penduduk, menjulang tinggi
bangunan gereja GPIB “HEBRON” Samarinda Seberang terdengar suara Pendeta Jepry
Yuwanto Daminto (KMJ Efata) memberikan materi pembinaan tahap kedua (8/10/2022)
bagi calon diaken penatua Jemaat Hebron masa bakti 2022-2027.
“Menjadi
Jemaat Misioner” dan “Majelis Jemaat dan penatalayanan” adalah materi yang
disampaikan, sebagai pendeta, diaken dan penatua harus siap melayani kapanpun,
dimanapun dan dalam kondisi apapun, dalam pelayanan harus ada dampak yang baik
ditimbulkan sehingga menghasilkan buah, mempunyai pola hidup kasih.
Naungan
yang adem dibawah pohon kueni ditemani teh es, kopi panas, teh panas, kue apem
membuat suasana bincang-bincang (2/10) warga jemaat Pospelkes Ebenhaezer Long
Hubung Kampung Tri Pariq Makmur Kab. Mahakam Ulu dengan pendeta Jepry Yuwanto
Daminto semakin segar dan penuh canda tawa.
Pendeta
Jepry tidak sendirian, ada pendeta David Kornelius Sihombing, penatua Yudiarta
(ketua I), penatua Kornelius Kalalembang (ketua II), diaken Bungatin Samjar
(ketua III), diaken Sondang Manurung (ketua IV), diaken Dedi Sestiawan Mananeke
(ketua V), penatua Mina Jurai Trick (sekretaris), diaken Lenny Tarigan
(bendahara) dan diaken Husliton Bate yang mendampingi beliau.
Ada
dua jalur yang dapat kita gunakan untuk menuju GPIB Efata Tenggarong Pospelkes
Ebenhaezer Long Hubung Kampung Tripariq Makmur Kecamatan Long Hubung Kabupaten
Mahakam Ulu – KALTIM, yaitu yang pertama melalui jalur sungai Mahakam dengan
menggunakan kapal besar yang memerlukan waktu selama 27 Jam, kemudian naik
ketinting (perahu tempel kecil) selama dua jam dengan biaya Rp.250.000,-/orang
menuju kampung.