EIFAF, 21-29 Juli 2018 - Festival Kota Raja VII, 28 Spt - 7 Okt 2018

"Pelaksanaan Erau Adat Kutai & 6th International Folk Arts Festival (EIFAF) dilaksanakan pada tanggal 21-29 Juli 2018 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia"

Jumat, Desember 20, 2013

Dinding bata gereja yang masih terpasang setinggi orang dewasa, flapon belum terpasang, lantai masih tanah, terpal yang dipasang disamping gereja untuk menahan tempias air hujan tak membuat kendur semangat para panitia dan jemaat setempat untuk melaksanakan perayaan natal tahun ini. Senyum dan keceriaan jemaat terpancar menyambut undangan yang datang, dengan salam hangat sambil menyodorkan susunan tata ibadah dan sebuah lilin natal kecil dengan ucapan selamat datang.

"Kemitraan dan Kesetaraan Demi Kesetiakawanan Sosial" merupakan tema yang diusung dalam perayaan natal GPIB "EFATA" Tenggarong Bajem (Bakal Jemaat) "HOSANA" Loa Ulung Rabu 18 Desember 2013 yang dipimpin oleh Pdt.Hendry Tamaela dari Galatia 3:28 dan Filipi 2:5-7 mengatakan: Berita Natal adalah awal dari rencana Allah dalam kemitraan, Allah turun dalam rupa Yesus Kristus menjadi mitra atau kawan sekerja Allah, Allah mau menjadi mitra bagi orang-orang yang dibawah.

Hadir dalam perayaan ini Pdt.Yorinawa Salawangi,S.Th, Pdt.NnSarinah Allo Layuk, Jemaat Maranatha Sebulu dan undangan gereja tetangga. Beberapa penampilan PS,VG,Tarian ASM dan PS ASM ikut memeriahkan perayaan natal yang berlangsung hikmat dan tenang.

Septinus Terano (ketua panitia natal) dalam sambutannya mengatakan apresiasi untuk seluuruh panitia atas bantuan dari jemaat sehingga perayaan saat ini berlangsung dengan sukses. Sementara Pnt.Yususf Patiung (Ketua I Efata Tenggarong) mengatakan: dalam pelaksanaan natal tahun ini karena adanya kerjasama yang baik antara panitia dan jemaatnya. Keunikan dari Bajem (Bakal Jemaat) karena majelisnya semua perempuan, ujarnya. Mari kita bekerjasama dalam menyongsong natal tahun ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar