EIFAF, 21-29 Juli 2018 - Festival Kota Raja VII, 28 Spt - 7 Okt 2018

"Pelaksanaan Erau Adat Kutai & 6th International Folk Arts Festival (EIFAF) dilaksanakan pada tanggal 21-29 Juli 2018 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia"

Senin, Agustus 31, 2009

SARASEHAN/PERTEMUAN PRESBITER

Tenggarong, 30 Agustus 2009
Seiring dengan berjalannya waktu dan padatnya kegiatan pelayanan di GPIB Efata Tenggarong dan juga dengan semakin dekatnya pengetokan anggaran untuk tahun anggaran 2010 di Pemkab Kutai Kartanegara, maka Pdt. Yorinawa Salawangi, S.Th selaku KMJ beserta dengan Presbiter setelah usai Ibadah minggu pagi dilajutkan dengan Sarasehan/Pertemuan dengan para Presbiter di Jemaat GPIB Efata Tenggarong, dimulai pukul 11.21 yang diawali dengan satu pujian yang dipimpin oleh Pdt. Yorinawa Salawangi, S.Th.

Pertemuan ini membicarakan:
1. Panitia Pembangunan
2. Pengadaan sarana transportasi roda empat
3. Keberadaan beberapa anggota Presbiter yang non aktif
4. Koordinasi kegiatan pelayanan
5. Pembelian LCD

Dalam pertemuan ini terjadi pro dan kontra dalam pengambilan keputusan, dan akhirnya disepakati bahwa Panitia Pembangunan dipercayakan kembali kepada Dkn.C.Bernard Robert (Ketua), Sdr.frans Kunsiang (Sekretaris), Ny.Yudiarta (Bendahara). Nantinya panitia ini akan membuat Master Plant (Program Panjang) dalam pembangunan seperti untuk ASM, Parkir, Konsistori, Pastori, dll. Kemudian juga disepakati bahwa pengadaan kendaraan roda empat akan diupayakan mengingat kondisi pelayanan yang sangat membutuhkan.

Keputusan yang diambil untuk penggantian majelis yang sakit ataupun yang sudah meninggal dunia, atau karena pindah dan berhalangan karena pekerjaan, para presbiter menyepakati bahwa tidak ada penambahan atau penggantian karena presbiter yang ada sekarang masih memadai.

Selain dari beberapa topik diatas, diakhir pertemuan juga dibicarakan tentang pembentukan Panitia natal Jemaat Efata Tenggarong yang nantinya akan di panitiai oleh BPK PKB, dan akan bergilir dengan BPK lain ke depan. Dan PPMJ (Peraturan Pelaksana Majelis Jemaat), Pdt.Yorinawa salawangi,S.Th menjelaskan bahwa di PPMJ ada aturan yang prinsip/sesuai dengan tatanan gereja, ada format dari MS, dan kebijakan setempat, dan tentunya nama yang diusulkan akan disetujui oleh MS.

Pertemuan diakhiri pukul 2.27, dan satu pujian dari KJ.26 dan ditutup dengan doa oleh Pnt.Yohanis Billan.

tuani sianipar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar