HORAS
KUKAR – Di usia cantik 17 tahun pelayanan semenjak di
dewasakan 31 Mei 2009 yang lalu oleh Pendeta JD Sihite, GPIB Jemaat Sion Jahab
banyak berbenah. Sion Jahab telah menunjukkan kedewasaannya, mereka super
matang.
Sebenarnya Sion Jahab sudah ada diperkiraan tahun
1976, kata salah seorang warga jemaatnya yang senior. Itu perkiraan saya,
ucarnya.
Dengan senang hati dan penuh kebahagiaan,
seluruh warga jemaat merayakannya melalui ibadah syukur HUT 17 tahun dan syukur
panen, Minggu (31/5/2026) pukul 16.30, yang dirangkai dengan tiup lilin dan
potong kue.
Diperayaan ini turut hadir,
Lurah Jahab, Januari bersama isteri, Kemenag Kukar, Pendeta Edi Hartono, para
pendeta denominasi gereja tetangga, Pdt. Selestyani Pietersz-Caraen, Pdt. Earty Patlisia Pattikawa, Pdt. Loisani
Sumasagha-Tatengkeng, serta perwakilan dari enam jemaat GPIB regio 2.
Ibadah syukur dipimpin
oleh KMJ GPIB Sion Jahab, Pdt. Selestyani Pietersz-Caraen, menyampaikan, gereja
berdiri karena ada orang yang setia berjalan bersama, terus bertumbuh dalam
pelayanan.
Sementara Lurah Jahab, Januari, S.Sos, dalam sambutannya mengatakan
kebanggaannya melihat kerukunan umat beragama
yang terjaga dan sangat baik di wilayah ini.
“Perbedaan keyakinan bukanlah pembatas, melainkan kekayaan dan warna
yang memperindah kebersamaan kita sesama warga di Jahab ini”, ucarnya. Mari
sama-sama jaga keamanan dan ketertiban, dan rawat saling menghormati ini.
Di akhir perayaan, ada lelang natura, berupa hasil panen ladang dan
makanan yang sudah diolah secara tradisional, semuanya ludes.
***
https://tuanisianipar.blogspot.com
FB / IG
/ youtube : Tuani Sianipar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar