Kongres Dunia CIOFF, 20-29 Okt 2017 - EIFAF, 22-30 Juli 2017 - Festival Kota Raja, 27 Spt-1 Okt

"Pelaksanaan Kongres Dunia CIOFF ke-47 Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 20-29 Oktober 2017 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia"

Senin, Januari 11, 2010

NATAL BPK PT dan GP

"Masih adakah arti Natal bagi kita", demikian sub tema yang diusung dalam Ibadah Perayaan Natal BPK PT dan GP GPIB Efata Tenggarong, sabtu 9 Januari 2010 di Gereja GPIB Efata Tenggarong yang dipimpin oleh Pdt.Deiby Paath. Ibadah gabungan Natal PT-GP baru pertama kali dilaksanakan, selain dari APT dan AGP Efata Tenggarong, juga turut hadir dari Pospelkes Hosana Loa Ulung yang dikomandoi oleh Pdt.Roslyn Manopo. Bussyeet...! Antusias dari APT Loa Ulung untuk ikut perayaan ini sangat dianjungi jempol, pesertanya diluar dugaan dan tamu yang datang juga banyak, sampai akhirnya konsumsi nasi kotak yang disiaokan panitia kurang.

Selain Pdt.Deiby Paath, juga turut hadir Pdt.Roslyn Manopo, Dkn.Argenes Pardede (Ketua III), AGP-APT "Sion" Tenggarong (Bekas Pospelkes Efata Tenggarong), mewakili orang tua. Saat Perayaan Natal ini berlangsung Pdt.Yorinawa Salawangi,S.Th tidak berada di tempat karena sedang melayani Perayaan Natal di Jemaat Long Masengat selama 3 hari.

Ibadah dimulai pkl.19.07 yang dipimpin oleh Pdt.Deiby Paath dari Matius 2:13-23 menjelaskan: Kelahiran Tuhan Yesus bukan pada saat suasana pesta dan kemeriahaan tapi keprihatinan, natal adalah kepedulian yang indah bagi sesama, terbuka bagi sesama dengan penuh kasih. Terkait dengan sub tema: "Masih adakah arti natal bagi kita", dijelaskan, diibaratkan sebuah minuman kaleng dan air putih. Natal yang bagaimana yang kita inginkan, apakah seperti minuman kaleng yang rasanya manis, enak , segar tapi tidak menyehatkan, atau seperti air putih yang tidak berasa tapi menyehatkan, apa yang terjadi setelah pesta natal berakhir. Model hidup kita harus lebih tenang, seperti air putih tenang tidak emosi, kalau digonjang tetap tetap tenang dan putih, tidak seperti minuman kaleng kalau digonjang semakin meluap.

Ibadah selesai pkl.20.56, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan pemberian Bingkisan Natal bagi AGP dan APT yang dipimpin langsung oleh Bung Tuani Sianipar, pemberian ini diperuntukkan bagi AGP (1 orang) dan APT (3 orang) bagi mereka yang dedikasinya sangat tinggi dan baik selama ini, bingkisan ini diberikan untuk lebih memacu semangat semangat mereka, memang benar tidak bisa diukur dengan uang, semua jerih payah kita telah dibayar lunas oleh Tuhan kita Yesus Kristus, kita harus siap melayaniNya, demikian diuraikan oleh bung Tuani Sianipar.
Damai Sejahtera Bagi Kita Semua, Amin

tuani sianipar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar