HORAS
KUKAR – Ketua Umum Majelis Sinode (MS) GPIB, Pendeta
Nitis Putrasana Harsono, didampingi Ketua I, Pendeta Henry Teddy Tamaela,
meresmikan Pelembagaan dan Pendewasaan Jemaat ke 359 GPIB Jemaat Etam Sehati
Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara - Kalimantan Timur, pada Minggu (2/8/2026)
pukul 08.00 yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan potong pita pintu
masuk gedung gereja.
Etam Sehati, merupakan
nama baru dari Jemaat Maranatha yang dilembagakan. Pelembagaan ini merupakan penggabungan
dari bajem Maranatha Sebulu dan Pospelkes Bukit Sion Giri Agung. Dan setelah
pelembagaan, Pospelkes Giri Agung menjadi Sektor Pelayanan.
Henry Teddy Tamaela dalam
sambutannya menyampaikan ucapan selamat dari MS atas kehadiran Jemaat ke 359
Etam Sehati Sebulu, juga kepada Jemaat Efata Tenggarong dengan terus semangat
untuk menjadikan jemaat ini dilembagakan, juga kepada tiga jemaat pendamping
yang menjadi sahabat kemandirian, seperti, Immanuel Samarinda, Efata Tenggarong
dan Sumber Kasih Bontang.
“Proses pelembagaan Etam
Sehati, Tuhan sudah tentukan pada hari ini, yang dulu Bajem akhirnya menjadi
Jemaat Etam Sehati”, ujarnya.
Sementara ketua panitia
pelembagaan, Yudiarta, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua
pihak yang telah mendukung berupa doa, ide dan dana. Kami mohon maaf apabila
dalam proses persiapan pelembagaan ada kekurangan. Dan kami berharap semoga
jemaat ini terus berkembang dan penuh kedamaian dengan komunikasi yang baik.
Kemudian, kepala Desa
Manunggal Daya, Mas’ud, S.Pd, dalam
sambutannya berharap agar kita selalu menanamkan rasa patriotisme, saling
menghormati, dan kepada seluruh jemaat untuk meningkatkan ibadah dan toleransinya.
Dalam pelembagaan ini,
turut hadir, Polsek, Danramil, seluruh pendeta Mupel Kaltim II, BP Mupel Kaltim
II, Pdt. Janzens William Riupassa, Pdt. Marthen
Palondongan, dan beberapa pendeta dari luar Mupel Kaltim II, serta Tokoh Masyarakat.
***
https://tuanisianipar.blogspot.com
https://dispar.kukarkab.go.id
FB / IG
/ youtube : Tuani Sianipar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar