Semoga Tuhan Memberkati Mu Tahun ini

Saya mendoakan Anda, semoga Tuhan memberkati dan memberi panjang umur, sukses dalam pekerjaan

Senin, Agustus 03, 2026

 

HORAS KUKAR  Berawal pada tahun 1981 oleh warga transmigrasi di daerah Satuan Pemukiman (SP). Dan pada tahun 1982 membentuk persekutuan di Balai Desa yang dilayani dari Immanuel Samarinda, kemudian dialihkan ke Jemaat Efata Tenggarong sebagai pospelkesnya.

 

Hingga akhirnya mempunyai gedung gereja dilahan yang diberikan oleh Departemen Transmigrasi yang saat itu ditahbiskan oleh Ketua I Majelis Sinode (MS), JD. Sihite, tahun 2010.

 

Selama 44 tahun masa penantian, hari bersejarah itupun mereka raih menjadi Jemaat Dewasa ke 359 GPIB dengan jumlah 65 KK atau 206 jiwa terdiri dari suku Batak, Jawa, Toraja dan Dayak.

 

GPIB Jemaat Etam Sehati Sebulu, Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara-Kalimantan Timur resmi menjadi jemaat mandiri setelah didewasakan, pada Minggu (2/8/2026) oleh Ketua Umum MS GPIB, Pendeta Nitis Putrasana Harsono, didampingi Ketua I, Pendeta Henry Teddy Tamaela, yang dinahkodai oleh Pendeta Anthony Richard Pietersz, sebagai Ketua Majelis Jemaat.

 

Ibadah Minggu perdana langsung dipimpin oleh Pendeta Nitis Putrasana Harsono, menyampaikan, dalam ketakutan jangan menyangkal Allah, jangan kaburkan identitas diri untuk memudahkan karir, jangan merasa malu jadi orang kristen.

 

Disela-sela pelaksanaan ibadah, ada serah terima aset gereja dari Efata ke Majelis Sinode dan diserahkan kembali ke Jemaat Etam Sehati.

 

Kemudian, Ketua I MS, Pendeta Henry Teddy Tamaela, dalam sambutannya mengatakan, menjadi jemaat dewasa merupakan lompatan yang diputuskan dari sebuah keberanian, dan tantangannnya berani melibatkan semua generasi, memikirkan orang lain atau diakonia transformatif.

 

Etam Sehati menjadi rumah kedua yang menjawab kebutuhan spiritualitas kaum muda, ujar Henry berharap.

 

Selanjutnya, sambutan Ketua BP Mupel Kaltim II, Pdt. Fenovri S Satata, mengatakan, mereka bukan lagi dua tapi satu, menjadi jemaat ke 359 GPIB dan Jemaat ke 17 di Mupel Kaltim II.

 

Mari kita satukan potensi dan karunia yang kita bersama-sama agar kita dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab panggilan dan pengutusan, ujarnya.

 

Kiranya jemaat ini berdiri kokoh dalam segala sesuatu dihadapai kedepan, tetaplah sehati sepikir untuk melaksanakan panggilan danpengutusan, jelasnya.

***

https://tuanisianipar.blogspot.com

https://dispar.kukarkab.go.id

FB / IG /  youtube : Tuani Sianipar













Tidak ada komentar:

Posting Komentar