HORAS KUKAR – Hari ini langit sangat cerah, menyambut hadirnya
pelayanan disini, mereka orang tua kita terdahulu menaburkan garam sebelum kita
bermuara pada titik ini, yaitu Gereja GPIB Efata Tenggarong, Kutai Kartanegara.
42 tahun perjalanan
persekutuan bertumbuh, berbagai pendeta telah silih berganti melayani, dari jemat
kecil hingga besar, dari gereja kecil hingga besar.
Mensyukuri penyertaan
Tuhan selama 42 tahun, GPIB Efata Tenggarong gelar ibadah pengucapan syukur,
pada Jumat (30/1/2026) pukul 18.00, dengan mengusung tema “Mewarisi Kasih Allah, Menghidupi Persekutuan”, mendatangkan pengkhotbah dari KMJ Immanuel
Samarinda, Pendeta Janzens William Riupassa, M.Th.
Warga
jemaat Efata Tenggarong datang dari latar belakang yang berbeda, suku dan adat
yang berbeda, mensyukuri perbedaan itu, pada saat pelaksanaan ibadah, seluruh
warga jemaat mengenakan pakaian adat sesuai daerahnya.
“Aku mengasihimu sejak
lama, sampai sekarang masih terbuka bagi manusia”, ujar Janzens William
Riupassa. Kasihku bukan milikku sendiri, kasih Allah harus diwariskan.
Pada kesempatan ini,
pendeta Janzens, mengajak untuk selalu menghadirkan kasih dan kebaikan Tuhan
dalam segala yang kita kerjakan.
Perayaan syukur ulang tahun tersebut berlangsung meriah
dihadiri oleh, para pendeta dari regio dua, BP Mupel kaltim Dua, MPH PGI Kukar,
para pendeta dari denominasi gereja.
Menutup perayaan syukur
ini, ada pembagian hadiah doorprize dan hadiah-hadiah lomba.
***
www.tuanisianipar.blogspot.com
FB / IG
/ youtube : Tuani Sianipar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar