Kongres Dunia CIOFF, 20-29 Okt 2017 - EIFAF, 22-30 Juli 2017 - Festival Kota Raja, 27 Spt-1 Okt

"Pelaksanaan Kongres Dunia CIOFF ke-47 Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 20-29 Oktober 2017 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia"

Senin, Juli 20, 2009

IBADAH ALAM

IBADAH ALAM Gerakan Pemuda dan Persekutuan Teruna










IBADAH ALAM Gerakan Pemuda dan Persekutuan Teruna
Minggu, 19 Juli 2009
Untuk pertama kalinya 3 BPK (GP-PT-PA) GPIB Efata Tenggarong mengadakan Ibadah Alam yang dimulai sekitar pukul 15.30 wita di lokasi Jembatan Taman Bermain Tenggarong Kutai Kartanegara. Tujuan ibadah ini adalah selain untuk penyegaran karena selama ini ibadah dilakukan di tempatb tertutup atau di rumah-rumah, kita manusia sangat jarang mensyukuri alam ciptaan Tuhan yang sangat indah ini, alam sebagai sumber kehidupan, untuk mengetahui sudah sejauh mana kita merawat/menjaga ala mini, apakah sudah rusak, gundul, untuk mengingatkan kita kembali bahwa apa yang kita duduki/injak ini kita berasal dari tanah.

Dalam ibadah alam ini juga dilakukan acara serah terima/peralihan dari Pelayanan Anak (PA) ke Persekutuan Teruna (PT) sebanyak 16 orang yang didampingi oleh para Pelayan Anak. Pdt.Yorinawa Salawangi, S.Th (KMJ) hadir dalam ibadah ini serta Pnt.Argenes Pardede (Ketua III).

Ibadah dipimpin oleh Sdr. Mario Timbuleng (mahasiswa Praktek) dari Kejadian 3:6-19. Lokasi ibadah alam di Taman Rekreasi dibawah Jembatan Kutai Kartanegara, yang sangat cocok untuk tempat ibadah alam, disamping rumputnya yang hijau, jauh dari kebisingan, sejuk, penuh dengan pohon untuk bernaung, segar, dekat dengan sungai. Bagi anda yang berminat untuk datang kesana, terbuka untuk umum, bawalah keluarga anda, dan jangan lupa bawa kamera. Belakangan, lokasi ini sangat banyak dikunjungi oleh kawula muda.

Setelah ibadah selesai, kemudian dilanjutkan dengan Peralihan dari APA ke APT berjumlah 16 orang. Pnt.Argenes Pardede (Ketua III) menyampaikan sambutannya dalam peralihan ini, kemudian Pdt.Yorinawa Salawangi,S.Rh mengatakan, bahwa anak manusia yang lahir sekarang berbeda dengan manusia pertama. Ketika Adam dan Hawa berada di bumi ini, mereka lahir tidak ada tali pusarnya, Tuhan menciptakan Adam dan Hawa langsung menjadi dewasa, sehingga jelas tidak mempunyai tali pusar. Tapi akhirnya mereka berontak karena tidak ada pembinaan sejak lahir. Maka manusia atau Anak Sekolah Minggu mulai sejak kecil perlu dibina sdecara berkelanjutan/estafet, mulai dari PA ke PT ke GP dst. Ini perlu dilakukan supaya manusia tidak berontak ketika sudah dewasa. Kita harus taat kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Terima kasih buat Pelayan Anak Sekolah Minggu atas bimbingannya, tenaga, waktu yang diberikan kepada anak-anak, juga kepada Pelayan Teruna agar terus dibina anak yang baru dialihkan ini. Pdt.Yorinawa Salawangi,S.Th mengatakan bahwa ibadah seperti ini perlu dilakukan secara terus menerus karena ibadah seperti ini sangat bagus untuk dilakukan. Kepada para pengurus/pelayan GP-PT-PA agar terus melakukan koordinasi untuk kedepannya.

Kemudian dilanjutkan dengan acara kuis yang dipandu oleh Sdr. Panji dan Sdri. Vivi Masora.

Samapi jumpa di Ibadah Alam selanjutnya.
Tuhan Yesus Kristus Memberkati Kita Semua.

Tuani sianipar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar