EIFAF, 21-29 Juli 2018 - Festival Kota Raja VII, 28 Spt - 7 Okt 2018

"Pelaksanaan Erau Adat Kutai & 6th International Folk Arts Festival (EIFAF) dilaksanakan pada tanggal 21-29 Juli 2018 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia"

Senin, April 06, 2009

PELESTARIAN BENDA-BENDA ARKEOLOGI

Muara Kaman – Sabtu 4 April 2009.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs.H.M.Idrus Sy, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Muara Kaman (sabtu 4/4/09) beserta rombongan staf al. Kabid Pemasaran Drs. H.Nordin, M.Si, Kasi Pemasaran Tajudin Noor, S.Sos, Staf Pemasaran Hendri Sianipar dan beserta staf dari Museum Mulawarman.

Perjalanan dari Tenggarong menuju Muara Kaman ditempuh selama 2 jam 15 menit melalui jalan perusahaan dengan menggunakan kendaraan roda 4 (hati-hati bila cuaca hujan, jalannya sangat licin).

Di aula SMA Muara Kaman Simposium sehari “Pelestarian Benda-benda Arkeologi” dengan tema: Dengan semangat nilai-nilai leluhur Kita bangun Peradaban Kutai Kartanegara sebagai Kerajaan Tertua di Indonesia. Peserta symposium terdiri dari para Guru SD, SMP, SMU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua RT/RW, Kepala Dusun, Kepala Adat dan aparat Kecamatan, dls….

Simposium secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs.H.M.Idrus Sy, M.Si pkl.10.55 wita dan dalam sambutannya mengatakan: melalui kegiatan ini mari kita tingkatkan pengembangan dibidang pariwisata, melalui situs yang ada di Muara Kaman untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan dukungan dari pemerintah karena ini adalah bagian pembanguna dari pemerintah.

Setelah kegiatan symposium, Kepal Dinas beserta stafnya meninjau Museum serta situs yang didalamnya ada Lesong Batu. Sementara ini Museum yang ada di Kecamatan Muara Kaman masih kosong. Kepala Dinas mengatakan akan mengisi Museum dengan benda-benda Kerajaan Mulawarman , tapi tentunya setelah bangunan Museum sudah diserahterimakan dari Baltbangda kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

hendri sianipar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar